Mobile Number Portability

Keep your mobile number

Keep your mobile number

Pernah kesal dengan provider ponsel anda tapi tidak bisa pindah karena sayang nomer ponselnya bagus atau sudah dikenal orang banyak? Saya pernah, tapi ya tidak bisa berbuat apa-apa.

Indonesia masih belum mau mengimplementasi skenario Mobile Number Portability (MNP). MNP memungkinkan kita berpindah provider, misalkan dari Indosat ke Telkomsel tanpa harus mengganti nomer ponsel kita. Berbeda dengan telepon rumah/landline / fixline yang mempunyai prefix yang menunjukkan STO/exchange di mana dia berlokasi, nomer ponsel tidak terikat dengan lokasi geografis (namanya juga “mobile” phone). Nomer ponsel lebih terikat dengan providernya (awalnya ketika dialokasikan oleh otoritas). Misalkan nomer telepon rumah 574-2488 (eh sekarang dah pada 8 digit ya? sorry ini cuma contoh), maka prefix 574 menunjukkan STO/exchange telepon itu berasal. Sementara kalo nomer ponsel 0811xxxxxxx  menunjukkan provider asal yang berbeda dengan nomer ponsel 0816xxxxxxx.

Dari segi teknis sebenarnya tidak sulit melakukan skenario portabilitas ini. Yang terpenting adalah para provider dan otoritas mau duduk bersama dan mempunyai keinginan yang tulus mewujudkan ini. Nomer ponsel anda pada dasarnya adalah nomer “logical” yang di-link ke nomer kartu chip gsm anda (pernah kehilangan chip atau merubah dari normal sim ke mini/micro sim? Nomer ponselnya tetap sama kan?). Kemudian untuk routing, pada dasarnya pola routing nya hanya sedikit berubah. Kalau selama ini routingnya sangat sederhana, misalkan dari dalam jaringan provider 0811xxx ingin menelepon nomer 0816xxxxx, maka internal routing akan langsung me-rute kan sambungan ke eksternal atau peering. Nah jika MNP berhasil diwujudkan, maka semua routing akan mengacu kepada semacam Central Database untuk nomer-nomer yang di-“ported”/dipindahkan. Masing-masing provider akan mengcopy database ini misalkan setiap jam, sehingga setiap nomer yang di”ported” akan ter-update paling lama setiap jam.

Hampir semua negara sudah melaksanakan skenario MNP ini. Australia sudah melakukannya sejak tahun 2001, USA sejak 2003, Malaysia dan Singapura sejak 2008. Diharapkan konsumer pemakai ponsel di Indonesia bisa bersatu menyampaikan/menekan gagasan ini ke otoritas (mungkin kemkominfo). Di FB saya lihat sudah ada tuh group yang memulai. MNP ini sangat menguntungkan dan memudahkan para pengguna. Seperti seorang pemakai ponsel di Australia yang bergonta ganti provider tapi tetap memakai nomer yang sama sampai sekarang.

Ada beberapa pandangan/aturan main yang harus disepahamkan oleh provider dalam skenario portabilitas nomer ini, antara lain:

1. Provider lama harus menyerahkan nomer jika si pengguna atau provider yang baru meminta

2. Provider lama tidak boleh menahan atau menunda dengan alasan apapun (termasuk bill dispute) jika terjadi permohonan pemindahan (porting) ke provider baru. Tetapi ini tidak menghilangkan kewajiban pengguna membayar jumlah terhutang dan tidak menghilangkan hak provider lama menagih. (point ini yang sepertinya akan jadi batu sandungan diskusi)

3. Harus ada kesepahaman performance, misalkan 90% nomer yang pindah berhasil dieksekusi dalam waktu 3 jam dan 99% nomer berhasil dieksekusi dalam waktu 2 hari kerja.

4. Sebelum meminta pemindahan porting ke provider lama, provider baru harus memastikan si pengguna memang berhak melakukan porting.

5. dll.

Ayo kita dukung group-group yang menyuarakan skenario MNP ini ke otoritas!!!

About tikitakablog

www.facebook.com/tikitaka.fb
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s