Urusi Saja Bahasa Nasional Kita Sendiri

difable-signBeberapa tahun yang lalu ketika naik bus trans Jakarta, saya melihat stiker pengumuman yang bertuliskan tempat duduk prioritas bagi “DIFABLE”. Sekilas saya pikir itu mungkin hanya salah ketik karena huruf “S” dan “F” hanya dipisahkan 1 huruf pada keyboard qwerty.  Tetapi semakin hari semakin sering saya melihat papan pengumuman atau tulisan yang menggunakan kata tersebut, dan sebagian sudah “dialihkatakan” menjadi “DIFABEL”.

Saya makin penasaran, saya coba buka beberapa kamus Bahasa Inggris standar seperti Oxford atau Merriam Webster. Kata “difable” tidak ditemukan. Kalau search di web pada website mereka akan keluar: “word not found. Did you mean disable?” Begitu pula di wikipedia versi english.

Selidik punya selidik, ternyata difable itu adalah singkatan dari differently-abled person. Dan ternyata ini adalah bentuk Eufimisme atau pelembutan kata dari kata yang lebih umum, yaitu “DISABLE” yang merujuk kepada para penyandang cacat. Sedikit riset di internet, different ability dipilih, katanya, bahasanya lebih halus dan lebih enak terdengar. Different Ability, katanya, lebih sopan dan lebih manusiawi daripada disable. 

Saya tidak tahu, siapa yang  memulai, tetapi dari hasil pencarian singkat, saya yakin ini “kerjaannya” orang Indonesia. Karena itu tadi, saya tidak menemukan di mana-mana kecuali dari referensi situs-situs Indonesia.

Bagi saya sendiri cukup aneh dan absurd, orang Indonesia mengadopsi bahasa asing dan agak sedikit “sotoy” merubahnya karena menganggap kata “disable” kurang halus. Siapa sih yang lebih tahu tentang halus/kasarnya bahasa Inggris? Orang Indonesia atau orang yang native-nya memang berbahasa Inggris?

Tapi nasi sudah menjadi lontong. Mungkin sekarang ini kata difabel sudah dibakukan dan sudah muncul di kamus standar bahasa Indonesia. Yang dibutuhkan sekarang adalah penjelasan resmi serta mempromosikan dan “memasarkannya” ke negara-negara lain (terutama yang berbahasa Inggris). Siapa tahu negara lain tergerak untuk merubah kata disable menjadi difable🙂 Daripada keadaan sekarang yang membuat dahi berkernyit dan bikin orang bersungut-sungut.

About tikitakablog

www.facebook.com/tikitaka.fb
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Urusi Saja Bahasa Nasional Kita Sendiri

  1. Laksmi says:

    bukan sekedar lebih sopan atau lebih halus, bro, tetapi lebih “menghargai”dan lebih memberi tempat, bagi mereka yang berkendala, tetapi seringkali “semangat” mereka untuk exist, melebihi kita-kita yang “sempurna” , karena walau cacat tidak memiliki tangan, mereka tetap dapat makan, menulis, melukis, berkarya dengan KAKI, dsb. Jadi mereka bukan manusia yang sama sekali tidak mampu (arti dari kata “disable”), tetapi memiliki kemampuan berbeda (arti dari kata “different ability), terlepas dari siapa yang “mengarang” kata difable, saya cukup menghargai gagasannya, lebih memotivasi, memberi semangat, memberi kita sarana untuk lebih menghormati sesama makhluk ciptaan Tuhan.

    • tikitakablog says:

      Saya mengerti usaha menggunakan kata difabel untuk lebih menghargai dan memberi semangat. Yang saya kritisi adalah menggunakan bahasa orang lain dan merasa lebih mengetahui maknanya. Silakan memberi semangat kepada para penyandang cacat, tetapi gunakan saja bahasa indonesia yg lebih kita kenal. Berusaha menggunakan bahasa orang lain dan berusaha “membetulkan” dan merasa lebih paham terlihat konyol. Artinya kita2orang Indonesia lebih tahu bahasa orang asing melebihi profesor linguistik di negaranya.

  2. Iya memang bahasa kita sangat miskin kosakata. Diperlykan orang-orang yg “berani” & nekad seperti Vicky nya Gotik & langsung jadi trend setter diikuti banyak orang.
    Silakan bro, ciptakan istilah yg lebih pas dari difable, agar bahasa Indonesia semakin kaya dan dinamis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s